Sendra Tari Ariah di Monas, Ini Baru Pesta Rakyat!

“Emang hebat Jokowi!” Kata Bokap, entah yang ke berapa kalinya malam Minggu kemarin, usai gue dan keluarga, bersama 3 orang teman, nonton Ariah, di Monas.

Sendra Tari yang super keren, dengan panggung yang super megah dan unik–panggungnya bukan panggung datar biasa, tapi berundak-undak, bertingkat-tingkat, seperti ada piramida-piramida kecil di atas panggung, ada tiga atau empat tingkat– didukung dengan teknologi video mapping yang canggih yang dipantulkan ke panggung dan juga ke tugu monas, ratusan penari yang terlihat profesional dan entah puluhan atau seratusan musisi mengiringi sendra tari ini, semuanya kami nikmati tanpa mengeluarkan uang sepeserpun!

image

Beberapa hari sebelumnya, teman baik gue si Kinan, mantan roommate 4 tahun, berbaik hati menawarkan tiket gratis nonton pagelaran ini, untuk di kelas Pesta Rakyat. Kinan mengingatkan teman-temannya yang mau tiket gratis ini, bahwa nanti di kelas ini, pengunjungnya bakal duduk lesehan, bukan di kursi. Interesting.

Setelah lumayan susah cari parkir di sekitar Monas, gue dan tiga teman akhirnya dapet parkir juga di Stasiun Gambir, tapi parkirannya cukup jauh masuk ke dalam stasiunnya. Padahal waktu sudah menunjukkan jam 8 malam, sementara kata Kinan, pagelarannya mulai jam 7. Untungnya ada jasa ‘terobos pagar’ di dekat tempat parkir kami! Kami bisa motong jalan nerobos pagar pembatas, lewat celah pagar, yang salah satu teralis pagarnya dicopotin sama si tukang jaganya, dengan bayar Rp1.000 per orang.

Dari kejauhan, kami excited banget ngeliat lampu-lampu panggungnya. Tiga teman gue juga excited karena baru pertama kali malam mingguan di Monas. Ternyata memang cukup menyenangkan, jalan-jalan dengan suasana malam di taman monas, ngeliat banyak pedagang ngejual macam-macam makanan, minuman, mainan, dan barang-barang lain.

Kami langsung menuju ke Area B, kelas pesta rakyat, dan ngambil tiket yang dititipin ke salah satu mas penjaga tiketnya. Setelah kami dapat tiketnya, ternyata di tiket tertera, harga kelas pesta rakyat cuma Rp2.000 rupiah! Wow, murah bangett.. Malah katanya di hari kemarinnya tiket sempat digratiskan, karena ada Pak Jokowi nonton. Jokowi kabarnya sempat kesal pas tau kelas pesta rakyat harus bayar. Kata petugas di situ, Jokowi langsung turun dan nyuruh orang-orang masuk gratis ke dalam kelas pesta rakyat.

Tapi sayangnya, di malam itu, di luar venue banyak juga calo-calo yang berkeliaran, nawarin tiket ke pengunjung dan ada juga yang nawarin diri untuk beli tiket yang kelebihan dari pengunjung. Entah tiket kelas pesta rakyat bisa dijual berapa kalo sama tukang calonya..

Tiket Pesta Rakyat Ariah

Setelah ketemu dengan keluarga gue yang juga mau nonton, akhirnya kami masuk ke dalam. Di dalam sudah rapi ratusan pengunjung duduk lesehan di atas karpet-karpet merah panjang yang udah disediain panitia.

“Masuk aja Pak, Bu, duduk aja di mana ada yang kosong, tapi sendalnya dicopot aja,” Kata bapak petugas dengan ramah. Dari ngobrol-ngobrol singkat dengan si Bapak, ternyata di kelas-kelas lain, harga tiketnya ratusan ribu sampe satu juta-an rupiah..wow..jauh banget perbandingannya dengan kelas lesehan ini!

image

Kami langsung terpukau dengan megahnya panggung dan kerennya pertunjukkan kolosal ini.  Beberapa saat kemudian, kami baru sadar kalau di bagian belakang ada ratusan tempat duduk, yang terletak agak di atas kelas lesehan pesta rakyat. “Oh itu kali ya yang kelas-kelas VIP nya” kata nyokap. “Tapi enakan di lesehan bawah sini ah, lebih deket sama panggung..” kata nyokap lagi. Emang iya sih, di tempat lesehan posisinya jauh lebih di depan dan lebih dekat dari panggung juga ke layarnya, itu juga pemain-pemainnya masih keliatan kecil-kecil banget, hehe, tapi seru bangeet..

image

(Ternyata kelas pesta rakyat nggak tertera di denah bangku penonton di tiket. Area kelas pesta rakyat di area warna putih, di antara kelas VVIP dan panggung. Deket banget kan sama panggung! Bahkan lebih dekat dari panggung daripada kelas VVIP yang harganya satu jutaan!😀 )

Panggungnya luaas banget, dengan dua layar cukup besar di ujung kiri dan ujung kanan, menampilkan gambar lebih close up para pemain, dari beberapa kamera yang ada di sekitar panggung. Panggungnya yang bertingkat-tingkat membuat puluhan atau ratusan aktor dan penari bisa naik sekaligus dan terlihat semua di atas panggung. Belum lagi teknologi video mappingnya yang keren banget, dipantulkan ke panggung dan juga beberapa kali ke tugu monasnya, membuat pertunjukkan semakin hidup dan menarik.

image

image

image

Suasana Betawinya juga terasa, dari kostumnya tari-tarian Betawinya. Ariah si gadis betawi yang jadi pusat dari cerita, menggambarkan sosok perempuan Betawi yang cantik dan pandai menari tapi juga tangguh bersilat, dan  berkarakter kuat, teguh pada pendiriannya.

Sekitar 1,5 jam, pertunjukan usai, semua pemain yang jumlahnya ratusan naik ke atas panggung beserta sutradara, Jay Subiakto, memberi salam hormat ke penonton, yang langsung disambut meriah dengan standing ovation oleh semua penonton. Terharu banget rasanya, pertunjukan sebagus dan semegah ini bisa ditonton semua golongan rakyat, dari yang bisa bayar tiket ratusan ribu sampe jutaan hingga penonton yang bayar beberapa ribu rupiah :’)

image

Dari cerita teman-teman di Path, salah satunya si Mela, anak Kemenparekraf, pertunjukan ini ternyata diprakarsai oleh Pak Jokowi, dan ikut didanai pemprov DKI, terutama untuk kelas Pesta Rakyat yang di lesehan. Waktu masih jadi walikota di Solo, katanya Jokowi juga minta kayak gitu, supaya Sendra Tari Matah Ati ditampilkan dan bisa dinikmati semua lapisan rakyat. Bokap juga berkali-kali muji Jokowi, yang bisa bikin Pekan Raya Jakarta diadain Monas, rakyat jadi bisa dateng gratis, ga perlu bayar beberapa puluh ribu rupiah kayak kalo datang ke PRJ di JI-Expo. Ini baru pesta rakyat!

image

(Salah satu foto si @meladwininta dari venue, keren bangeett shotnya Mel!)

Terharu banget rasanya punya pemimpin kayak gini, yang kongkrit peduli sama rakyat, ga cuma ucapan-ucapan di mulut doang tapi langsung direalisasiin. Semoga apa yang dilakuin Jokowi bisa jadi contoh buat pemimpin-pemimpin dan calon pemimpin lain, gimana enaknya bener-bener dicintai rakyat dengan tulus, disambut dengan hangat dan antusias sama rakyat kemanapun dia pergi, dan didoain yang baik-baik terus sama banyak orang. Mudah-mudahan Jokowi bisa selalu amanah dan niatnya juga terus diluruskan sama Yang Di Atas. Amin.

image

(Buru-buru foto bareng dengan background panggung, sebelum ‘diusir’ dengan ramah sama petugas yang mau bersihin venue, karena besok malam masih ada pertunjukan lagi)

image

image

(Sama si Kinan ‘Kiyem’, yang berjasa bikin kami bisa nonton pertunjukan keren ini..makasi bgtt Kiyemm!)

image

(Beli kerak telor abis selesai nonton, ternyata dari tahun 80an tinggal di Jakarta, bokap sama nyokap belum pernah liat tukang jualan kerak telor bikin kerak telornya langsung, ahaha)

image

image

~Fin~

2 responses to “Sendra Tari Ariah di Monas, Ini Baru Pesta Rakyat!

  1. Jokowi membuktikan banyak hal yang selama ini kita kira ‘nggak terjangkau’ oleh rakyat jelata ternyata bisa diakses secara mudah. Itu termasuk rumah susun layak huni, pelayanan kesehatan, sampai pertunjukan multimedia kayak gini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s