Belajar Dari Kisah Nabi Yusuf (Tafsir Al Misbah: QS Yusuf 1-6)

Yaay..hari ini bisa nonton Tafsir Al Misbahnya Pak Quraish Shihab lagi😀 Nyempetin buat taking notes sedikit. Pagi tadi Pak Quraish dalam Tafsir Al Misbahnya membahas surat Yusuf ayat 1- 6, tentang kisah nabi Yusuf. Dari kisah nabi Yusuf, bisa diambil banyak pelajaran, mulai dari bagaimana sebaiknya orangtua bersikap pada anak-anaknya, bagaimana menyikapi mimpi menurut ajaran Islam Islam, dll. Ada juga penjelasan kenapa Al Quran diturunkan dalam bahasa Arab. Mudah-mudahan nggak ada yg salah catat.. Semoga bermanfaat🙂

***

Tafsir Al Misbah: QS Yusuf 1-6
Metro TV, 23 Juli 2013

Allah SWT menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab, karena bahasa Arab sangat kaya, kosakatanya banyak sekali, mencapai hingga 24 juta kata. Contohnya, dalam bahasa Indonesia, kata ‘dia’ bisa bermaknaa laki-laki bisa perempuan. Sementara kalau di bahasa Arab ada kata tersendiri untuk ‘dia’ laki-laki dan ‘dia’ perempuan. Contoh lain, kata ‘mereka’ dalam bahasa Indonesia bisa berjumlah dua orang bisa tiga, empat atau lebih. Sementara dalam bahasa Arab kata ‘mereka’ untuk dua orang, tiga orang, ada kata-katanya tersendiri.

Jadi bahasa Arab sangat kaya, sehingga orang yg membacanya bisa memahaminya. Al quran membawa petunjuk yang sgt jelas, baik bagi yg awam maupun cendekiawan, masing-masing akan menimba sesuai kemampuannya.

Kisah-kisah yg disampaikan dalam Al Quran adalah kisah yg paling baik, kisah yg mengandung kebenaran,petunjuk, nasehat. Sebelum turunnya Al Quran Muhammad tidak mengetahui dan mengerti ttg kisah-kisah yg telah terjadi dan ada sebelumnya, Muhammad baru mengetahui ttg kisah-kisah tsb setelah diturunkan Al Quran padanya. Memaparkan kisah adalah cara untuk menggugah hati, untuk menuju kebenaran dan kesadaran. Rincian kisah yg disampaikan Al Quran terbukti kebenarannya dan membantah kekeliruan yg ada sebelumnya.

Di dalam Al Quran, kisah-kisah tentang nabi dan kaum-kaum terdahulu hanya diceritakan dalam episode-episode singkat. Tapi berbeda dengan surat Yusuf, dalam surat Yusuf, kisah tentang nabi Yusuf diceritakan dengan lebih lengkap. Surat Yusuf ayat 1-6 mengisahkan tentang nabi Yusuf. Ketika nabi Yusuf berusia 10 atau 13 tahun, ia mendapatkan mimpi ada 11 matahari dan bulan bersujud padanya. Ayah nabi Yusuf terkejut. Nabi Yusuf ibunya meninggal, jadi ayahnya sangat sayang pada Yusuf, dan hal ini membuat iri hati saudara-saudara Yusuf yg lain. Karena khawatir saudara Yusuf yg lain berbuat keburukan pd Yusuf, ayah Yusuf mengatakan pada Yusuf agar tidak menceritakan mimpinya pada saudara-saudaranya.

Mendengar cerita Yusuf tentang mimpinya, Nabi Yaqub terkejut dan mengatakan pada anaknya, “Sebagaimana telah dialami leluhur kamu, mimpi itu merupakan petunjuk bahwa telah disempurnakan nikmatmu oleh Allah.” Pada org yg soleh dan para nabi, mimpi yg diperoleh adalah informasi dari Allah. Tapi mimpi itu hanyalah 1/46 dari kenabian, dan merupakan awal petunjuk kenabian. Begitu pula dengan Rasulullah Muhammad, enam bln sblm Muhammad diangkat menjadi nabi, beliau sering mendapatkan mimpi yg benar terjadi. Jd mimpi itu adalah sebagai petunjuk dari Allah pada Muhammad bahwa ia diberikan petunjuk yg benar dari wahyu yg diturunkan pdnya.

Apa arti mimpi nabi Yusuf tentang 11 bintang, matahari dan bulan yang bersujud padanya? Diuraikan dlm akhir surat Yusuf bahwa Nabi yaqub bersama 11 saudara-dan nabi yusuf dn ibu tiri Nabi Yusuf,  mereka bersama-sama dtg mengunjungi nabi Yusuf dan bersujud (memberi hormat) padanya. Jd makna dari mimpi nabi Yusuf yg melihat ada 11 bintang, bulan dan matahri bersujud padanya, itu adalah 11 saudara nabi yusuf, sementara matahari dan bulan itu adalah ayah dan ibu tiri nabi Yusuf.

Mimpi itu bermacam-macam, ada yg lahir dari keinginan kita yg terpendam. Kedua, mimpi yg dipengaruhi keadaan yg kita alami waktu tidur, misalnya mimpi tercekik, ternyata ketika tidur tertimpa bantal. Ada juga mimpi yang berasal dari setan, misalnya mimpi buruk yg seram dan mimpi yg menganjurkan pada keburukan. Itu sebabnya sblm tidur kita dianjurkan untuk selalu baca doa. Ada juga mimpi yg bersumber dari Allah swt, mimpi yg memberikan petunjuk pada kebaikan dan kebenaran. Ada yg tidak percaya hal yg keempat ini, tapi di Al Quran diceritakan, lewat surat Yusuf.

Kesemua empat mimpi bs tjd pd smua org. Di jaman nabi, ada kisah Syekh abdul Qadir Zaelani, ia bermimpi ditampakan satu sosok yg berkata padanya, “Anda sudah cukup banyak beribadah, jadi Anda bisa hentikan beribadah sekarang. Itu mimpi dr setan, karena menganjurkan pada keburukan. Krn itu, dalam Islam kita dianjurkan baca doa sblm tidur.

Inti dari kisah yang diceritakan dalam Al quran itu adalah pelajarannya bukan kisahnya. Misalnya, dalam kisah nabi Yusuf, bisa dilihat bgmn pembelaan Tuhan pd org yg dilindunginya, bgmn keteguhan hati seorang pemuda yg dirayu wanita cantik kaya raya dn berjasa pdnya, ia lbh rela dipenjara drpd mengikuti kemungkaran.

Ada juga pelajaran tentang bgmn seorang yg pernah bersalah bisa insyaf dan kembali pada Tuhan (saudara-saudara nabi Yusuf diceritakan mendorong Yusuf ke dalam sumur karena iri dengannya yang dianggap mendapatkan perhatian dan kasih sayang lebih dari ayah mereka, nabi Yaqub). Ada juga pelajaran tentang bagaimana org yg telah diperlakukan buruk (nabi Yusuf), memaafkan orang yang menzaliminya. Di kisah Rasulullah Muhammad, ada jg cerita, tentang seseorang yg pernah memperlakukan Rasul dengan buruk. Orang tersebut kemudian dtg utk minta maaf pada Rasul tapi dilarang dtg, krn dianggap Rasul tdk akan maafkan dirinya. Org yg melarang kemudian disuruh utk membaca dan mempelajari surat Yusuf, yg berisi pelajaran tentang memaafkan org lain.

Dari kisah nabi Yusuf juga ada pelajaran bahwa hendaknya orangtua menyamaratakan kasih sayang pada anak-anaknya, dan tidak menunjukkan kecondongan pada salah satu anak. Orgtua hrs membimbing anaknya dg baik agar tdk menimbulkan salah paham dan kebencian di antara anak-anaknya.

***

Pertanyaan:

Bgmn sebaiknya kita menyikapi mimpi menurut anjuran Islam?
Mimpi dlm ajaran Islam ada yg berasal dari setan dan ada yg berasal dari Tuhan. Kl kita mendapatkan mimpi yg baik, sikapi dengan optimis, dan jangan diceritakan pd org yg tdk mengerti. Kl mimpi jelek? Mhn perlindungan Allah dr godaan setan dn jgn ceritakan pd org lain krn dlm ajaran islam kita tdk boleh terpengaruh oleh mimpi yg buruk. Itu tuntunan rasul menyangkut mimpi

Pak Quraish mengatakan bahwa Al Quran itu mudah dipahami, tapi ada sejumlah ulama yg justru mempersulit Al Quran utk dipahami, apa maksudnya?
Ada ulama besar bernama Syekh Muhammad Abduh yg mempelajari kitab-kitab tafsir yg telah ada sblmnya. Dari yg ia pelajari, mnurutnya kitab-kitab tafsir yg ada bahasanya bertele-tele, pdhl bahasa Alquran itu indah dan jelas, tidak perlu dipanjangkan ke kiri dan kanan.

Nabi Yusuf dikisahkan sebagai figur yg terkenal ketampanannya hingga menarik hati zulaikah. Apakah kemudian mereka menjadi sepsang suami istri? Kl tdk, knp ada doa yg jd contoh dari hubungan mrk?
Zulaikha itu cinta pada nabi Yusuf, ia bukan cm menaruh hati, tp tenggelam pikirannya dlm cinta. Saking cintanya begitu dalam, ketika nabi Yusuf menolak cintanya, dia penjarakan. Di dalam Al Quran, tidak ada diceritakan bhw mrk menikah. Ada yg blg bahwa nabi Yusuf berdoa meminta agar Allah mjdkan zulaikha menjadi gadis kembali, pendapat itu tdk masuk akal, dan tidak benar. Jika ingin meneladani kisah percintaan, banyak kisah lain yg bisa dirujuk, seperti kisah Rasulullah SAW pada Khadijah misalnya.

Apakah datangnya wahyu bisa terjadi juga pada semua manusia?
Kl dr segi istilah keagamaan wahyu adalah informasi dr Allah pd nabi. Jd skrg tdk ada lagi wahyu krn sudah tdk ada nabi lagi. Kl ada yg blg mendapat wahyu, itu bohong. Berbeda dengan wahyu, ilham bs didpt smua org. Kl ilham baik itu adalah bisikan malaikat atau ada juga yg menyebut sebagai bisikan hati nurani. Misalnya kita lihat brg jatuh di jln, tnyta berlian, ada bisikan yg suruh kembalikan itu bisikan malaikat. Contoh lain misalnya, ketika sedang bermusuhan dengan krang lain, ada bisikan untuk memaafkan dan berbaikan, bisikan untuk berbuat baik itu adalah bisikan malaikat.Ada juga org yg mengaku dpt bisikan, mengaku ktmu malaikat jibril, nah kalau itu adalah kebohongan (karena hanya nabi yg bisa bertemu dengan malaikat, sementara sekarang sudah tidak ada lagi nabi, nabi terakhir sudah ditutup oleh Rasulullah Muhammad SAW).

  • One response to “Belajar Dari Kisah Nabi Yusuf (Tafsir Al Misbah: QS Yusuf 1-6)

    1. Saya ingin mengomentari bagian “Di jaman nabi, ada kisah Syekh abdul Qadir Zaelani, ia bermimpi ditampakan satu sosok yg berkata padanya, “Anda sudah cukup banyak beribadah, jadi Anda bisa hentikan beribadah sekarang.”

      Sebenarnya bukan pada zaman Nabi, Karena, Syekh Abdul Qadir Jailani lahir jauh dari masa kenabian. Jika tidak keliru, begini kutipannya, “Suatu saat Syekh al-Jailani didatangi sosok dalam mimpinya yang berucap: ‘Sudahlah, kamu sudah cukup ibadahnya, tidak usah salat lagi.’ Nah, mendapat hal seperti itu, sang Syekh kemudian menimpali dengan ucapan: ‘Nabi saja yang sudah pasti masuk surga tidak pernah berhenti salat, apalagi cuma saya?'”

      Kurang lebih demikian yang saya ingat. Wallâhu a’lam.

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s